Langsung ke konten utama

Postingan

BERHENTILAH MERASA LEBIH SUCI HANYA KARENA KAMU TARAWIH

"BERHENTILAH MERASA LEBIH SUCI HANYA KARENA KAMU TARAWIH." Seringkali kita terjebak dalam delusi spiritual: Menganggap mereka yang bekerja di malam Ramadan sebagai pendosa, sementara kita yang di masjid adalah 'kekasih Tuhan'. Padahal, bisa jadi mereka yang bekerja jauh lebih mulia di mata hukum syariat. "Hierarki Kewajiban: Mengapa Sunnah Sering Membutakan Kita?" Dalam kacamata fiqh mendalam, Shalat Tarawih adalah Sunnah Muakkadah, namun mencari nafkah yang halal adalah Fardhu (Wajib). Gus Baha mengingatkan: "Jangan memvonis Muslim yang sedang susah." Saat seseorang bekerja keras menghidupi keluarga dan meninggalkan tarawih, ia sedang menjalankan kewajiban utama, bukan mengabaikan Tuhan. "Sifat 'Kepangeranan': Penyakit Hati Para Ahli Ibadah." Fenomena psikologis-religius: Saat kita rajin ibadah, muncul keinginan mendesak untuk menghakimi orang lain. Gus Baha menekankan: "Kita ini bukan Tuhan, kita hanya analis." Terkada...

KAROMAH AL-HABIB UMAR BIN HAFIDZ SAAT TERBUKA FUTUH (HIJAB) MELIHAT MAQOM WALI QUTUB GURU SEKUMPUL.

KAROMAH AL-HABIB UMAR BIN HAFIDZ SAAT TERBUKA FUTUH (HIJAB) MELIHAT MAQOM WALI QUTUB GURU SEKUMPUL. "Aku dibukakan futuh melihat wali kutub Syeikh Zaini berada di dalam istana yang sangat megah. Istananya bertingakat dengan banyak kebun-kebun. Istana Syeikh Zaini berada di bawah naungan Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari, datuknya (Guru Kalampayan), dibawah bimbingan Syekh Saman dan Syeikh Abdul Qadir Al Jailani yang diterimanya langsung dari Rasulullah SAW. Istana itu dipenuhi oleh murid-murid Syeikh Zaini." Ucap habib Umar bin hafidz. "Sewaktu Syeikh Zaini masih hidup, setiap malam Senin terdengar suara gemuruh di Arsy karena lantunan suara Syeikh Zaini yang sedang membaca Maulid Simtud-Duror Al Habsyi di majlis maulid di Sekumpul, Martapura." Habib Umar menegaskan bahwa pemegang wali kutub saat itu ada dua orang, yaitu Habib Abdul Qadir bin Ahmad As-Seggaf di Jedah dan Syeikh Zaini di Sekumpul, Martapura.  Habib Umar juga menegaskan, sungguh luar biasa Syeikh Za...

TALARAN AQOIDUL IMAN PART 1 - PONPES NURUL HIDAYAH ASSALAFIYAH CIHAMPELAS

واجب كا سكابيه جلم مكلف اويوي للاكى ميناك اتوا چچاه كده ڠونيڠاكن كان عقائد أنو لما فلوه. مناروفنا عقائد انو دوافلوه. اه ، ۑاۑت كده ڠونيڠاكن هلا كنا صفة انو واجب دي الله ايا دوافلُوه (٢٠)، سرڠ كده ڠونيڠاكن هلا كان صفة أنو مستهل دى الله ايا دوا فلوه (٢٠)، سرڠ كده ڠونيڠاكن هلا كان صفة انو وناڠ دي الله اۤيا هج (١)، جمله اوفت فلوه هج (٤١). سرڠ كده ڠونيڠاكن هلا كان صفة أنو واجب دي رسول ايا اوفت (٤)، سرڠ كده ڠونيڠاكن هلا كان صفة أنو مستهل دي رسول ايا اوفت (٤)، سرڠ كده ڠونيڠاكن هلا كان صفة أنو وناڠ دي رسول ايا هج (١)، جمله سلافن، سلافن سرڠ اوفت فلوه هج جمله لما فلوه (٥٠) ڠجادۤي. قاعئده اول واجب على الانسان # معرفة الاله باستقان. كويت واجب كاسكابيه منوسا ۝ ڠونيڠاكن كان صفة نوكواسا

NADHOM AL-ASMAUL HUSNA PONPES AL-HIDAYAH CIHAMPELAS

Nadhom Al-Asmaul Husna Sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, barangsiapa memeliharanya (membaca setiap hari) maka ia pasti masuk surga (H.R. Turmudzi) نظم الأسمآء الحسنی ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ Berikut ini adalah Teks Nadhom Al-Asmaul Husna بسم الله الرحمن الرحيم Bismillâhir-rohmânir-rohîm بسم الله بدأنا ¤ والحمد لربنا Bismillâhi bada,nâ walhamdu lirobbinâ والصلاة والسلام ¤ للنبي حبيبنا Washsholâtu wassalâmu lin-Nabî habîbinâ ياالله ياربنا ¤ أنت مقصودنا Yâ Allâh Yâ Robbanâ Anta maqshûdunâ رضاك مطلوبنا ¤ دنيا وأخرانا Ridlôka mathlûbunâ dunyâ wa ukhrônâ يا رحمن يا رحيم ¤ يا ملك يا قدوس Yâ Rohmânu Yâ Rohîmu Yâ Maliku Yâ Quddûsu يا سلام يا مؤمن ¤ يا مهيمن يا عزيز Yâ Salâmu Yâ Mu,minu Yâ Muhayminu Yâ ‘Azîzu يا جبار متگبر ¤ يا خالق يا بارئ Yâ Jabbâru Mutakabbiru Yâ Khôliqu Yâ Bâri-u يا مصور يا غفار ¤ يا قهار يا وهاب Yâ Mushowwiru Yâ Ghoffâru Yâ Qohhâru Yâ Wahhâbu يا رزاق يا فتاح ¤ يا عليم يا قابض Yâ Rozzâqu Yâ Fattâhu Yâ ‘Alîmu Yâ Qôbidlu يا باسط يا خافض ¤ يا رافع يا معز Yâ Bâsithu Yâ Khôfidlu Y...

DOA RUQYAH DIRI SENDIRI

DOA RUQYAH DIRI SENDIRI Doa Mustajab Malaikat Jibril Ajar Untuk Mengubati Segala Penyakit.  (Doa Ruqyah Diri Sendiri) بسم الله الرحمن الرحيم .... بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ اللَّهُ يَشْفِيكَ بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ... Artinya:.......  Dengan nama Allah aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitikanmu, kejahatan setiap manusia atau pandangan mata yang hasad Allah yang menyembuhkan kamu, dengan nama Allah aku meruqyahmu.    

MUQODIMAH TALARAN AQOIDUL IMAN - PONPES AL-HIDAYAH

تَلَارَانْ عَقَآئِدُ الْإِيْمَانِ عَلٰى مَذْهَبِ الْإِمَامِ أبِيْ حَسَنِ اْلاَسْعَرِيٓ كَتَبَهَا بَعْدُ أَبْنَآءِ اْلمُدِيْرِ اْلمَعْهَدِ اْلاِسْلَامِى اْلهِدَيَةْ چِى حَمْفلَاسْ - بَنْدُوْڠ بَرَاتْ أڬوڠ فڤهفونتن عبدى كاسها بائى أنو نيڠاليان كان إي سراتن بيليه ايا كالفاتن موڬى كرسا ڠاهفونتن اوڬي كرسا ڠالرسكن ننا كلۤيان مناه أنو إخلاص. لكن بعد التأمّل. وكن أخى للمبتدى مسامحا # وكن لإصلاح الفساد ناصحا واصلح الفساد بالتأمل # وان بديهة فلا تبدل  إذقيل كم مزيف صحيحا # لاجل كون فهمه قبيحا Artinya: Bersikaplah pemaaf kepada pemula, saudaraku, # dan jadilah penasihat untuk memperbaiki kerusakan. Reformasi korupsi melalui perenungan, # dan jika itu naluriah, jangan diubah. Karena berapa banyak kebohongan yang dianggap benar, # karena pemahaman mereka keliru. (كتاب الشرح المختصر للسلم المنورق)

LIMA PERKARA SEBELUM LIMA PERKARA

Lima Perkara sebelum Lima Perkara Imam Al-Hakim dalam kitabnya Al-Mustadrak kemudian Imam Al-Baihaqi dalam kitabnya Syu’abul Iman serta yang lainnya meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma bahwa Nabi  ﷺ  memberi nasehat kepada seseorang dengan bersabda, اغْتَنِمْ   خَمْسًا   قَبْلَ   خَمْسٍ :  شَبَابَكَ   قَبْلَ   هِرَمِكَ،   وَصِحَّتَكَ   قَبْلَ   سَقَمِكَ،   وَغِنَاءَكَ   قَبْلَ   فَقْرِكَ،   وَفَرَاغَكَ   قَبْلَ   شُغْلِكَ،   وَحَيَاتَكَ   قَبْلَ   مَوْتِكَ “Manfaatkanlah lima perkara sebelum datangnya lima perkara: masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sehatmu sebelum sakitmu, masa kayamu sebelum miskinmu, waktu luangmu sebelum masa sibukmu dan masa hidupmu sebelum kematianmu.” (H.R. Ibnu Abi Ad-Dunya, Al-Hakim no. 7846, dan Al-Baihaqi no.10248) Nabi  ﷺ  memberikan arahan kepada umatnya agar memanfaatkan berbagai kesempatan dalam hidup ini untuk beramal demi akhira...

TIGA JENIS ORANG TUA

TIGA JENIS ORANG TUA Orang tua, menurut Imam Ghazali RA, dibagi ke dalam tiga kelompok: 1. Orang tua yang melahirkanmu الأب الذي ولدك 2. Orang tua yang mengawinkanmu الأب الذي زوجك 3. Orang tua yang mengajarimu الأب الذي علمك Yang pertama disebut orang tua kandung; kedua disebut mertua, yaitu orang tua dari pasangan hidup kita; dan ketiga adalah guru yaitu orang tua yang senantiasa mendidik dan mengajari kita berbagai ilmu. Maka, setiap perintah dalam Al-Quran maupun Hadis Rasulullah SAW yang menyuruh kita berbakti dan berbuat baik kepada orang tua, adalah mencakup ketiganya. وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang ibu-bapakmu. (Qs. An-Nisa [4]: 36) Ketiga jenis orang tua itulah yang --diakui atau tidak-- paling berjasa membesarkan dan membentuk kita.  Berbuat baiklah kepada ketiganya, dan jangan sekali-kali mendurhakainya. Dan j...

DZIKIR NAFAS

HU ALLAH Ilmu Nafas sering disebut dengan ilmu Dzikir Nafas, Yaitu Pernafasan Dengan Mengucapkan Dzikir HU ALLAH", Adapun Proses Dzikir Tersebut Yang Diikuti Dengan irama Naik dan Turunnya Nafas, Karena dengan Dzikir Nafas kita Akan Selalu Mengerti Dalam Diri kita Mempunyai Keyakinan dan Keimanan Yang Haqiqi, Yang Selalu Kembali Kepada Allah dan Hanya Untuk Allah Semata-Mata. Nafas adalah kembaran Ruh, Ruh adalah Hakikat dan Nafas adalah Syariatnya di Alam ini, Makanya Ruh diibaratkan Kapal dan Ombak bagaikan Nafas, Jika Ombak tenang Maka tenanglah Perjalanan Kapal, begitu juga dengan Ruh, Jika Nafas seorang Tenang. Maka ia memberi Kesan pada Ruhnya, Oleh sebab itu apabila Pernafasan itu baik dan benar Maka akan baik pulalah Perjalanan Ruh dengan Tuhan-Nya. Ilmu Nafas bukanlah hal yang baru dan sebenarnya sudah ada sejak Zaman Rasulullah SAW dan diajarkan kepada para sahabat dan para pengikutnya untuk latihan riyadhah secara khusus, Didalam pengertian kalimat dzikir sebagai mengin...

PANDUAN TATA CARA MEMBACA SURAH YASIN SEBANYAK 3X PADA MALAM NISFU SYA'BAN, SERTA NIATNYA

Panduan tata cara membaca Surah Yasin sebanyak 3x pada malam Nisfu Sya'ban, serta niatnya Sholat Sunnah Awwabien 2 Roka'at sebagai pembuka sebelum memulai rangkaian bacaan Yasin tersebut. Panduan tata cara membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali pada malam Nisfu Sya'ban, dengan niat yang berbeda di setiap bacaannya. 1. Niat Pertama: Panjang Umur dalam Keta'atan الْفَاتِحَةُ وَيْسَ عَلَى نِيَّةِ : بِأَنَّ اللهَ يُطِيلُ عُمْرَنَا فِي الطَّاعَةِ وَالتَّقْوَى مَعَ صِحَّةِ وَعَافِيَةٍ، وَخَيْرٍ وَلُطفِ، وَصَلَاحٍ وَسُرُورٍ، ظَاهِرًا وَبَاطِنَا، وَإِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسِرِّ الْفَاتِحَةِ Artinya: (Membaca) Al-Fatihah dan Yasin dengan niat: Semoga Alloh memanjangkan umur kita dalam Keta'atan dan ketaqwaan, disertai kesehatan dan afiyah, kebaikan dan kelembutan, serta kesholehan dan kebahagiaan, baik lahir maupun batin. Dan (pahala ini dikirimkan) ke hadirat Nabi Junjungan kita Muhammad. Dengan rahasia (kemuliaan) Al...